![]() |
| ilustrasi |
Tidak hanya mengobral janji, mereka pun terkadang mengerahkan tim suksesnya untuk ber”gerilya” door to door mengajak konstituen agar memilih calegnya.
Sifat pragmatis sebagian warga dan oportunisnya caleg terkadang menimbulkan praktek-praktek yang tidak sehat. Apalagi kalau bukan money politic, atau istilah kerennya sekarang NPWP, Nomer Piro Wani Piro?.
Seperti yang sempat pewarta desa jumpai, ada beberapa warga yang didatangi tim sukses agar memilih calegnya dengan iming-iming rupiah. Ada yang mau dibayar di muka, ada juga yang berjanji akan dibayar setelah jadi nanti. Lucu memang. Untuk itu sebagai warga negara yang menginginkan Indonesia bersih, dihimbau untuk menolak praktek semacam ini. Jika sebelum menjabat saja sudah menyuap, apa bisa dijamin setelah menjabat tidak mau disuap? Selamat memilih semuanya.
Think smart, stop money politic, stop golput! Merdeka! (gie/jr)



0 comments :